Permainan Malaysia Soal Pemulangan TKI

________________________________________
TKI
Belum adanya kejelasan pemulangan seluruh TKI yang bekerja di Malaysia, disebabkan adanya kepentingan politik dan ekonomi pemerintah Malaysia. Sehingga pemulangan yang semula dikabarkan dilaksanakan pada bulan September 2011, namun hingga sekarang belum juga direalisasikan.
Penundaan itu sempat diungkapkan Rafael Walangitan, staf Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pada rapat koordinasi Satgas TKI Bermasalah pusat dengan Satgas TKI Bermasalah Kabupaten Nunukan di kantor bupati Nunukan, pekan lalu.
Rafael menegakan, kemungkinan besar pemulangan TKI secara besar-besaran baru dapat dilaksanakan pada bulan Januari 2012 mendatang. Dengan pertimbangan bahwa, masih terjadi tarik menarik kepentingan antara serikat/majikan selaku perusahaan yang mempekerjakan WNI dengan pihak pemerintah Malaysia. Demikian pula bagi pemerintahnya sendiri dalam hal kepentingan politik menjelang pemilu raya di negeri jiran ini.
Apa yang disampaikan rafael ini, juga dibenarkan Iman Rokhadi, Konsulat Sosial Budaya KJRI Kota Kinabalu, Sabah. Saat berada di Kabupaten Nunukan, Jumat (7/10) lalu dia mengutarakan, khususnya di Sabah, sejak digelar pendaftaran melalui program 5P (Pendaftaran, Pemantauan, Pengampunan, Penguatkuasaan dan Pengusiran).
Belum ada kepastian pemulangan pendatang asing tanpa izin (PATI) ke negaranya masing-masing termasuk asal Indonesia. Ini dikarenakan, adanya kepentingan dari pihak serikat/majikan dalam hal kelangusngan usaha perkebunan dan perladangannya.
Seperti yang terungkap oada saat pertemuan bersama antara pihak KJRI, pemerintah Malaysia, Imegresen, dengan pemilik serikat/majikan. Pada pertemuan itu, majikan meminta agar tidak dikenakan pemulangan kepada PATI yang bekerja di perkebunan dan perladangan.
Sehingga pada kesempatan itu, disepakati yang akan dipulangkan adalah PATI yang bekerja di luar sektor perkebunan dan perladangan misalnya di perkilangan, perkayuan, PRT, security, perkhidmatan dan pekerja restoran.
Keputusan ini, jelas Iman, majikan mempertimbangkan apabila PATI khususnya asal Indonesia yang kebanyakan bekerja di sektor perkebunan dan perladangan dipulangkan, maka produksinya dipastikan akan turun drastis. Apalagi, saat-saat ini menghadapi panen.
“Kalau TKI yang bekerja di sektor perkebunan dan perladangan ikut dipulangkan maka serikat dipastikan merugi. Apalagi sekarang ini masa-masa
panen. Buah sawit dipastikan membusuk,” ujar Iman saat mengantar murid SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu).
Adanya keputusan tersebut, maka yang akan dikenakan tahap pengusiran adalah PATI yang bekerja di luar sektor perkebunan dan perladangan. Kepada PATI tersebut akan dilakukan operasi pada tanggal 10 Oktober 2011 lalu.
“Jadi masalah rencana pemerintah Malaysia yang akan memulangkan seluruh PATI khususnya berasal dari Indonesia dipastikan menjadi pertimbangan besar. Karena bekerja di sektor perkebunan dan perladangan kebanyakan berasal dari Indonesia,” tambah Sapri, Kepala BP3TKI Nunukan. (sumber)
.
PR untuk Pemimpin RI, Indonesia yang kaya sumberdaya alam dengan tanah nya yang luas tapi masih tak mampu menyediakan lapangan kerja untuk seluruh Rakyat nya.
diatas tanah yang luas dan tenaga kerja melimpah yang di miliki RI, akan mampu membangun Sektor perkebunan puluhan kali lipat lebih baik dan lebih besar dari negara manapun di Dunia ini, semua tergantung Pemimpin di Negri yang Kaya ini. 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...