Budaya kekerasan bukan budaya Kita

Kalau Anda suka menonton siaran TV, tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda tentang berita
yg di monopoli oleh berita kejadian kekerasan yg akhir-akhir semakin meningkat.
Mulai dari, Kekerasan dalam Rumah tangga, sampai dengan berita kerusuhan masal.
Mulai dari kekerasan yg di lakukan oleh para Penjahat sampai kekerasan yg dilakukan Penegak Hukum,
mulai dari Tawuran Siswa SMP sampai Tawuran antar Mahasiswa.
seakan sudah menjadi hal yg biasa di konsumsi oleh mata dan telinga Kita setiap hari.
Lalu apa yg bisa kitak petik dari momen momen buruk seperti itu ?....
Mungkin satu-satunya hal yg dapat kita petik adalah, bahwa tidak ada hal yg patut di banggakan dari peristiwa itu, dan sepatut nya lah semua itu kita jadikan Parameter, bahwa demikian mudah nya kekerasan terjadi, bawa demikian rusak nya moral kita, bahwa demikian rendah nya pemahaman dan kepercayaan kita terhadap Hukum. Betapa ironis nya, karena terjadi di Negara yg katanya memegang teguh adat ketimuran, menjunjung tinggi budaya Musyawarah, Masyarat yg ber Agama, Negara yg katanya Negara Hukum.
Apakah akan kita biarkan semua Nilai-nilai positiv yg kita miliki, yg di waris kan oleh Nenek moyang kita, pudar begitu saja. Apakah akan kita biar kan hanya tinggal katanya dan katanya?.

Sungguh sangat di sayangkan....., pada saat Bangsa
yg Rakyat nya sudah semakin maju taraf  pendidikan dan Ekonomian nya, Justru mengalami kemunduran moral yg sangat menghawatirkan.
mungkin harus kita renungi lebih dalam,kenapa begitu gampang nya Kekerasan terjadi?.
kenapa pikiran kita ibarat Bensin yang begitu gampang tebakar.
Racun apa yg telah kita makan, sehingga kepala kita tak lagi dingin?
Virus apa yg telah menjangkiti sebagian besar saudara Kita seBangsa dan seTanah Air, sehingga mau saja
    di perbudak oleh Dendam kesumat yg merusak Jiwa.

  

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...